Laman

Senin, 23 Desember 2013

Surat Untuk Ayam

Dear Ayam, 
surat ini kutujukan khusus untukmu tanpa ada CC kemanapun, percayalah.
Bacalah dengan seksama dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya ayam.

          Haruskah ku terlelap di saat ayam-ayam itu baru bangun? Sungguh mati aku bosan mendengarkan ocehan mereka sebagai lagu pengantar tidur ku. Tak bisakah mereka bangun dalam diam? Sungguh celoteh mereka (seolah) tak kalah seru dari gosip ter panas pembantu-pembantu sebelah.  Apa yang sebenarnya mereka pergunjingkan di pagi buta ini? Tidak tahukah mereka kalau belum ada satupun acara gosip televisi yang tayang se pagi ini?

      Suara ayam bersenandung mesra dengan suara burung. Sekarang ayam-ayam malah membangunkan burung-burung. Dalam sekejap suara mereka berirama dengan deru kendaraan. Tak hanya burung-burung, rupanya kendaraan pun ikut dibangunkan oleh ayam. Ayam, tidak tahukah kamu kendaraan itu hanya mengotori bersihnya udara pagi nan sejuk ini dengan kentut polusinya. Jadi untuk apa sebenarnya ayam, kau ikut membangunkan kendaraan? Cobalah kau diam ayam, pastilah kendaraan tak ikut terbangun dan mengotori pagi yang indah ini dengan kentutnya.

Minggu, 22 Desember 2013

Struggler

" Cekungan hitam dibawah matamu selalu bisa menjadi motivasi terbaik ku "

- Original Quote by Me*

Untuk dia yang tak pernah berhenti berjuang, dimana tanda itu telah menjadi bukti perjuangannya yang tidak main-main

*Ngomongnya sambil ngaca

Rabu, 04 Desember 2013

Bulu Itu (Katanya) Bernama Janggut

          Setelah bangun saya pun pergi ke kamar mandi, dan sepertinya saya menemukan sesuatu disana, hobi. Tapi bukan hobi untuk pergi ke kamar mandi. Sebuah hobi baru akibat cermin di kamar mandi, namun bukan juga hobi untuk bercermin. Berkat cermin saya jadi menemukan sesuatu itu di wajah saya. Dua pertanyaan pun terciprat, "apa yang salah dari wajah saya?", juga ''apa yang benar dari wajah saya?''. Jawabannya janggut. Kenapa janggut jawabannya? Saya juga tidak tahu, yang saya tahu ini tulisan saya, jadi tidak masalah kalau suka-suka saya. Walaupun saya tidak suka masalah.

          Dengan secuil tekad untuk mandi, pengaruh dari seorang pemuda yunani bernama Narcissus, penghayatan atas tingginya tingkat pengangguran Indonesia, proses biologis normatif pada dagu yang beranjak dewasa, serta empati mendalam bagi sepotong cermin yang terlantar di kamar mandi. Akhirnya saya menemukan apa yang sering di kumandang kan oleh para penggiat motivasi, passion. Daripada membuang-buang waktu, alangkah bijaksananya bila digunakan untuk menyalurkan minat dan bakat terpendam ini sesuai dengan passion saya, cabut janggut.

          Alhasil, perlahan tapi pasti, satu per satu bulu-bulu itu lenyap dari pandangan. Detik berganti, menit tak berhenti, hampir satu jam sudah saya menekuni hobi baru ini. Inilah salah satu hobi paling positif yang pernah saya temukan karena tidak perlu menguras tenaga, pikiran, hati, dompet, juga bak mandi. Cukup dengan cermin dan jari yang kumiliki (jari tangan, bukan jari kaki), hobi ini dapat ter salurkan dijalan yang benar. Namun syarat utama untuk dapat menekuni hobi ini ialah, harus punya janggut. Ini mutlak, tidak bisa ditawar. Janggut harga mati. (Titik!)

Bangun Tidur Ku Terus . . . . .

Bangun tidur saya tidak lupa untuk mandi, saya mandi karena saya tidak lupa untuk bangun. Seperti lagu yang dulu biasa saya nyanyi kan, karangan bapak yang namanya membuat saya ingin tidur. Tapi dulu cuma saya nyanyi kan saja, belum sempat saya lakukan, sampai sekarang. Karena bangun tidur ku tidak terus mandi, melainkan bangun tidur ku terus berdoa. Sayangnya sekarang saya sudah melakukan apa yang saya nyanyi kan. Saya sudah berubah (seperti kata Keane - Everybody's Changing), dari yang dulu 'cuma nyanyi doang', sekarang menjadi 'tidak cuma nyanyi doang'. Bukan karena sekarang bangun tidur ku tidak terus berdoa, tapi rasanya (cuma perasaan) berdoa setelah mandi lebih bersih, badannya. Padahal Dia, yang kepada-Nya saya berdoa, tidak pernah melihat rupa, melainkan hati. Jadi untuk apa saya mandi dulu sebelum berdoa? Mungkin untuk terlihat (seolah-olah) bersih dihadapan-Nya. Ah, sudahlah...

Sabtu, 30 November 2013

Cerita Akhir Bulan

        Akhir bulan itu menyimpan banyak cerita. Banyak cerita perjuangan mempertahankan hidup, bila ternyata tak punya cukup simpanan. Mereka yang berstatus sebagai mahasiswa kos-kosan adalah yang paling familiar, juga paling rentan dan sensitif terhadap yang namanya akhir bulan. Akhir bulan buat mahasiswa kos-kosan itu ibarat datang bulan buat kaum hawa. Bawaannya jadi sensitif, apalagi pas lagi ngumpul bareng dan ternyata obrolannya uda sampai pada topik "habis ini mau makan dimana?". Itu pertanyaan sensitif banget men, soalnya bakal ngingetin dia akan isi dari dompetnya, tipis. Mending tipis, kalau kosong? Itu pertanyaan jahat banget, udah ngingetin dia akan realita kehidupan mahasiswa kosan akhir bulan yang sesungguhnya. Bukannya gimana-gimana ya, tapi pertanyaan mahasiswa kosan akhir bulan gak sampai sejauh itu soalnya, mereka cuma mengenal satu pertanyaan mendasar "habis ini bisa makan apa?(Ya Tuhan)". Jadi, berbahagialah wahai kalian yang masih bisa bertanya habis ini mau makan dimana pas akhir bulan. Kalau jadi anak rumahan enak, jawabannya jelas, tinggal bilang "makan dirumah dong biar hemat". Lah kalau jadi anak kosan, absurd banget kan kalau harus ngejawab, "makan dikosan dong biar hemat". Emangnya sejak kapan bapak sama ibu kos jadi orang tua kamu, yang bisa masakin tiap hari. Ya bisa sih, kalau ternyata kamu malah ngekosnya di rumah orang tua sendiri. Sehemat-hematnya juga itu kalau di kosan ada magic jar. Magic itu artinya sihir dan jar itu artinya guci, jadi kalau diterjemahin artinya adalah guci sihir, soalnya dia bisa nyulap beras jadi nasi, kalau colokannya dipasang dan gak mati lampu. Lah kalau gak punya magic jar? Kasian kan, itulah kenapa pertanyaan "habis ini mau makan dimana?" harus kamu hindari sebagai topik obrolan di akhir bulan, demi menghormati perasaan mahasiswa kosan akhir bulan yang sedang sensitif.

Sabtu, 24 Agustus 2013

Clock Ticking Dude !!

Sebuah pepatah lama mengatakan Time Is Money..
     Jika benar begitu adanya maka aku adalah orang yang kaya raya, begitu banyak uang yang kumiliki, bahkan kuhambur-hamburkan tanpa perlu pikir panjang. Gak perlu mikir untung rugi, apalagi kehabisan uang, toh aku punya uang yang banyak. Sayangnya uang yang kuhamburkan useless, tak menghasilkan apa-apa.

Ada sebuah iklan yang mengatakan Time Is What You Do With It..
     Lantas apa yang harus kulakukan dengan uang yang kumiliki? Haruskah kugunakan uang itu untuk sesuatu yang bermanfaat, berguna atau bahkan untuk sesuatu yang mulia? Demi Bapa ku yang telah memberikan uang kepadaku. Ya, sesungguhnya aku bersyukur Bapa, atas uang yang boleh Kau berikan ini. Namun sejujurnya begitu ingin kuhabiskan uang itu untuk bersenang-senang, menikmati masa muda ini, selama mungkin, sampai habis seluruh uang yang kumiliki di muka bumi. Sayangnya aku tak tahu berapa banyak uang yang kumiliki hingga tiba saatnya habis nanti. 
     Sebab aku tak ingin suatu saat nanti berkata "Ya Bapa, uangku telah habis. Apa yang harus kulakukan?" Haruskah terpaksa kuberpulang ke rumah Mu. Meminta, memohon dan bahkan mengemis kepada-Mu, di depan pintu gerbang rumah-Mu "Bapa, berikanlah kepadaku sedikit uang lagi. Sebab aku belum melakukan kehendak-Mu"
     Aku bahkan tak bisa membayangkan bila Bapa menjawab "Uangmu telah habis nak, kamu tak layak tinggal bersama-Ku. Sebab uang yang kuberikan padamu tidak kau gunakan untuk melakukan kehendak-Ku, melainkan kesenanganmu sendiri. Aku tidak mengenalmu, pergilah dari sini."

Minggu, 14 Juli 2013

In God We Trust

Bila kamu membaca tagline blog ini yang berbunyi "Welcome to My Blog.. Welcome to My Mind", maka untuk postingan kali ini akan kutambahkan satu kalimat lagi yang berbunyi "Welcome to My Life..". Yang artinya tulisan ini sebenarnya bukanlah tulisan yang aku buat untuk dimuat di blog ini, melainkan tulisan yang hadir menemani kehidupanku. Tulisan yang hadir dalam sisi finansial kehidupanku, tulisan yang kubuat dalam perjalanan keuangan ku..

In God We Trust.. Mungkin kamu sudah tidak asing lagi dengan kalimat ini. Ya, ini adalah kalimat yang muncul dalam mata uang dollar amerika. Sementara dalam mata uang Indonesia sendiri dapat kita temui kalimat "Dengan Rahmat Tuhan Yang Maha Esa...". Secara sederhana, kedua kalimat tersebut mencerminkan sebuah bentuk penyerahan, dimana baik Amerika maupun Indonesia mau berserah dan mengandalkan Tuhan dalam perekonomiannya, melalui alat pembayaran mereka masing-masing. Sama seperti Amerika dan Indonesia, demikianlah dalam kehidupan pribadi ku. 

Kamis, 04 Juli 2013

Are We a Family ?

Keluarga adalah unit terkecil dari masyarakat yang terdiri atas kepala keluarga dan beberapa orang yang terkumpul dan tinggal di suatu tempat di bawah suatu atap dalam keadaan saling ketergantungan.. Itulah pengertian keluarga yang di berikan oleh om wiki.. Sayangnya yang saya maksud disini bukanlah keluarga seperti yang dimaksud om wiki. Yang dimaksud keluarga disini tidaklah terbatas pada hubungan darah saja, keluarga yang tidak hanya tercipta melalui pernikahan semata. Melainkan keluarga yang tercipta tanpa terucap, sebuah keterikatan batin dalam menggapai tujuan yang sama. Dengan latar belakang yang berbeda, kami menempuh jalan yang sama.. 

Lantas menurutmu apa itu keluarga.. Apakah keluarga adalah tempat pelarian dari masalah, ataukah keluarga adalah sumber masalah? Apakah keluarga adalah tempat bersandar atas kepenatan hidup, ataukah keluarga adalah sumber kepenatan hidup itu sendiri? Apakah keluarga adalah sumber finansial yang terpercaya, ataukah keluarga adalah beban finansial bagimu? Apakah keluarga adalah sumber kebahagiaan terbesar, ataukah keluarga adalah kekecewaan terbesar dalam hidupmu? Terlepas dari pandanganmnu atas keluargamu, seberapa baik atau buruk keluarga bagimu, itu adalah keluargamu.. Once Family, Forever Family..

Setiap kita tentu memiliki pandangan atas apa itu keluarga.. Setiap kita juga memiliki cerita dengan keluarga kita masing-masing.. Dan inilah sedikit ceritaku tentang keluarga, sebuah pernyataan hati bila kau bertanya apakah kita keluarga?

Kamis, 20 Juni 2013

Proud To Be Late

Telat.. Terlambat.. It's Ok, better than nothing at all..
Mungkin itulah prinsip hidup dari mereka yang telatan.. "Lebih baik telat daripada gak sama sekali" #Curhat.. Tapi itu jauh lebih terhormat daripada mereka yang berprinsip "Lebih baik gak sama sekali daripada telat" betul? So, it is time for us to shout loud that we PROUD to be late.

First of all, tulisan ini aku persembahkan untuk mereka yang gak pernah telat, kemudian yang jarang telat, dan yang terutama dan teristimewa untuk yang hobinya telat. Yang entah bagaimana telat sudah menjadi hobinya, sampai perlu dipertanyakan apakah telat adalah sebuah takdir, nasib, ataukah sekadar pilihan hidup. Buat kamu yang hobi nya telat, ya kamu.. tepat, kamu yang hidup di dalam wacana *yang gak telatan gak usah tersinggung* #NoJudge kamu berada di tempat yang tepat, berbangga lah karena kamu telat, karena saya pun orang yang telatan, dan kita harus bangga. tanya kenapa? just keep reading bro :)

Yes, i am serious

Sabtu, 08 Juni 2013

Free Your Mind


Postingan kali ini istimewa. Bukan karena pake telor, tapi karena ngebahas judul blog ini *asli garing abis*.  Free Your  Mind, yang artinya Bebaskan Pikiran Mu. Bebas dari apa? Bebas dari belenggu kemunafikan, bebas dari kemaluan (baca rasa malu), kungkungan keegoisan, dan keterbatasan. Pikiran itu unik. Dia liar, semakin dikekang justru semakin tak karuan. Namun bila tak kau lepaskan ia akan lenyap tak berbekas. Lepaskan lah dia dari kurungan atau ia akan menjadi kenangan tak berwujud. Yang kau sendiri pun tak dapat mengartikan nya. Jalan satu-satu nya untuk menjaga nya dalam keabadian yang fana ini adalah  dengan melepaskanya. 

Sabtu, 01 Juni 2013

The Old Story Between Cigarette and Me

As i say before.. Inilah persembahan ku pada hari bebas asap rokok sedunia yang jatuh pada hari lahirku.. Sebuah penggalan cerita tua antara rokok dan saya, sebuah refleksi kehidupan dari pikiran yang terkekang kebebasan.. Yang mau lepas dari belenggu kenikmatan, menghirup udara kemerdekaan.. Check this out, especially for You

The Broken Heart Love Story
Cukuplah kuhirup semerbak aroma tembakaumu saja..
Jangan sampai kukecap asap kenikmatan semu mu..
Walau hasrat memburu ingin mengulang rasa itu..
Dipacu kenangan, termakan gengsi dan harga diri..

Cukuplah sudah kuracuni tubuhku yang fana ini..
Jangan sampai hidup ini pun ikut ku nistai,
Hanya demi sebuah kenikmatan sesaat..
Bila diakhiri penyesalan tiada tara..

Segan kupercepat langkah tuk menemui-Nya..
Enggan kuikhlas mendahului rencana-Nya..
Bila jiwa terpaksa meninggalkan raga,
Merana mencari peristirahatan..

Tak ada sedikit pun maksud untuk memprovokasi berhenti merokok, tak ada secuil pun niat  untuk melarang rokok.. Bukankah hari ini hari bebas asap rokok.. Biarkanlah asap nya bebas melalang buana kemanapun, tak terkekang peraturan.. Sebab sesungguhnya saya hanyalah seseorang yang gagal berkarir sebagai juru hisap profesional.. Entah harus senang ataupun sedih, hanya waktu yang bisa menjawabnya..

Jumat, 31 Mei 2013

This is 31th May. So what?

Hari ini adalah tanggal 31 mei.. Terus Kenapa??
Gak penting si sebenernya, tapi ya ternyata penting banget kalau dipikir-pikir.. Soalnya :

1. Hari ini adalah hari kedatangan ku ke dunia untuk pertama kali nya 19 tahun yang lalu.. Berarti hari ini adalah hari kebahagiaan orang tua ku mendapatkan anak pertamanya 19 tahun yang lalu, oh. . so sweet, love you so much dad and mom :-* kapan ya aku punya anak juga? -__-"

2. Hari ini adalah hari aku pertama kali ngebuat blog dan ngepost tulisan pertama ini, perdana sob!! Congrats mar.. ^^ lo uda move on *apa hubungan nya*.. Bener-bener perjuangan deh ngebuat blog ini, harus ngesearch cara mudah buat blog, cara mudah menulis artikel di blog, dll.. tapi untung aja aku gak perlu ikut kursus cara buat blog, dan hasil nya.. . blog inilah, yang sederhana dan bersahaja, penuh kerendahan diri dan pengakuan jujur apa adanya dari pendirinya.. namun kiranya menjadi sebuah refleksi kehidupan yang berarti, amiin..

3. Hari ini adalah hari yang ditetapkan WHO sebagai World No Tobacco Day sejak 1988, yang di Indonesia dikenal sebagai Hari Bebas Asap Rokok atau hari dimana asap rokok bebas berkeliaran sesuka nya, dimanapun, kapanpun *sesat*..

Perpaduan ketiga momen tersebut yang bersatu padu pada hari ini, tepatnya tanggal 31 mei 2013 menjadikan nya sebuah momentum awal pergerakan ku untuk mulai melepaskan pikiran-pikiran ini yang bila di kekang akan menjadi semakin liar. Itulah awal mula sejarah nama blog ini "Free Your Mind" yang berarti bebaskan pikiran mu.. 

Terus hubungan nya dengan hari bebas asap rokok sedunia apaan mar? Entah kenapa harus hari ulang tahun ku yang di jadiin hari bebas asap rokok, kan jadinya setiap kali aku ngerayain hari ulang tahun ku, dunia ikut merayakan hari bebas asap rokok. Nanti lebih meriah yang ngerayain hari bebas asap rokok daripada hari ulang tahun ku dong.. gak adil!! -___-" 

Namun kuakui aku memang pribadi yang rendah hati, sebagai kontribusi ku pada hari bebas asap rokok sedunia aku akan turut serta menyumbangkan pikiran ku, sebuah refleksi kecil kehidupan, sebuah perenungan tak berujung, cerita tua antara aku dan rokok.. check this out at my next post after this one